Berita Proyek
PT Tri Panji Puring Menyelesaikan FEED Lapangan Ande-Ande Lumut
Diterbitkan 29 September 2026 · PT Tri Panji Puring
PT Tri Panji Puring telah menyelesaikan Front-End Engineering Design (FEED) untuk lapangan Ande-Ande Lumut (AAL), yang dioperasikan Prima Energy di wilayah kerja Northwest Natuna Production Sharing Contract (PSC).
Proyek ini membutuhkan konsep pengembangan lapangan terpadu pada kedalaman air sekitar 73 meter. Lokasinya merupakan area greenfield tanpa infrastruktur hulu yang tersedia di sekitarnya, sehingga produksi, penyimpanan, dan pasokan listrik perlu dirancang secara terintegrasi sejak awal.
Ringkasan Proyek
Lapangan / blok
Ande-Ande Lumut, Northwest Natuna PSC
Operator
Prima Energy
Kedalaman air
Sekitar 73 meter
Karakteristik minyak
Minyak berat, 12–15° API
Pengembangan awal
7 sumur produksi horizontal
Lingkup pekerjaan
Front-End Engineering Design (FEED)
Konsep pengembangan lapangan yang terintegrasi
Karakteristik minyak yang berat dan kental membutuhkan dukungan Electrical Submersible Pump (ESP) sejak awal produksi. Kebutuhan ini menghubungkan desain fasilitas produksi dengan sistem penyimpanan dan pasokan listrik lapangan. Konsep Tahap 1 PT Tri Panji Puring mengintegrasikan sistem tersebut melalui tiga fasilitas yang saling terhubung.
Central Production Platform
Central Production Platform (CPP) berupa anjungan tetap dengan fondasi tiang di dasar laut dirancang untuk mendukung produksi dari tujuh sumur horizontal awal. Konsepnya mencakup fasilitas proses untuk menangani minyak berat sejak produksi pertama.
Interkoneksi dengan FSO
CPP dihubungkan dengan unit Floating Storage and Offloading (FSO). Konfigurasi dengan penghubung jembatan dan jalur produksi fleksibel berbentuk catenary dievaluasi sebagai opsi untuk menyalurkan minyak ke tangki penyimpanan FSO.
Sistem kelistrikan bawah laut
Listrik yang dihasilkan di FSO disalurkan ke CPP melalui kabel listrik bawah laut berbentuk catenary. Konfigurasi ini mendukung pengoperasian sumur dengan ESP sejak dimulainya produksi lapangan.
Rekayasa untuk lokasi lepas pantai yang belum dikembangkan
Ande-Ande Lumut menggabungkan karakteristik minyak berat dengan tantangan lokasi yang belum memiliki infrastruktur. Penyatuan fasilitas produksi, penyaluran listrik bawah laut, dan interkoneksi penyimpanan terapung dalam satu konsep pengembangan membutuhkan koordinasi antardisiplin rekayasa.
Pekerjaan FEED ini mencerminkan pendekatan PT Tri Panji Puring dalam rekayasa lepas pantai dan bawah laut: mengembangkan sistem yang saling terhubung berdasarkan kebutuhan operasi lapangan.
Layanan Rekayasa Terkait
Pelajari layanan rekayasa kami atau hubungi tim PT Tri Panji Puring untuk mendiskusikan kebutuhan proyek Anda.

