Newsroom & Insight

Berita Proyek

PT Tri Panji Puring Menyelesaikan FEED Lapangan Ande-Ande Lumut

Conceptual illustration of an offshore production platform and floating storage vessel; not the actual Ande-Ande Lumut facilities
Ilustrasi konseptual dibuat dengan AI untuk artikel ini; bukan foto atau representasi desain aktual proyek.

PT Tri Panji Puring telah menyelesaikan Front-End Engineering Design (FEED) untuk lapangan Ande-Ande Lumut (AAL), yang dioperasikan Prima Energy di wilayah kerja Northwest Natuna Production Sharing Contract (PSC).

Proyek ini membutuhkan konsep pengembangan lapangan terpadu pada kedalaman air sekitar 73 meter. Lokasinya merupakan area greenfield tanpa infrastruktur hulu yang tersedia di sekitarnya, sehingga produksi, penyimpanan, dan pasokan listrik perlu dirancang secara terintegrasi sejak awal.

Ringkasan Proyek

Lapangan / blok

Ande-Ande Lumut, Northwest Natuna PSC

Operator

Prima Energy

Kedalaman air

Sekitar 73 meter

Karakteristik minyak

Minyak berat, 12–15° API

Pengembangan awal

7 sumur produksi horizontal

Lingkup pekerjaan

Front-End Engineering Design (FEED)

Konsep pengembangan lapangan yang terintegrasi

Karakteristik minyak yang berat dan kental membutuhkan dukungan Electrical Submersible Pump (ESP) sejak awal produksi. Kebutuhan ini menghubungkan desain fasilitas produksi dengan sistem penyimpanan dan pasokan listrik lapangan. Konsep Tahap 1 PT Tri Panji Puring mengintegrasikan sistem tersebut melalui tiga fasilitas yang saling terhubung.

Central Production Platform

Central Production Platform (CPP) berupa anjungan tetap dengan fondasi tiang di dasar laut dirancang untuk mendukung produksi dari tujuh sumur horizontal awal. Konsepnya mencakup fasilitas proses untuk menangani minyak berat sejak produksi pertama.

Interkoneksi dengan FSO

CPP dihubungkan dengan unit Floating Storage and Offloading (FSO). Konfigurasi dengan penghubung jembatan dan jalur produksi fleksibel berbentuk catenary dievaluasi sebagai opsi untuk menyalurkan minyak ke tangki penyimpanan FSO.

Sistem kelistrikan bawah laut

Listrik yang dihasilkan di FSO disalurkan ke CPP melalui kabel listrik bawah laut berbentuk catenary. Konfigurasi ini mendukung pengoperasian sumur dengan ESP sejak dimulainya produksi lapangan.

Rekayasa untuk lokasi lepas pantai yang belum dikembangkan

Ande-Ande Lumut menggabungkan karakteristik minyak berat dengan tantangan lokasi yang belum memiliki infrastruktur. Penyatuan fasilitas produksi, penyaluran listrik bawah laut, dan interkoneksi penyimpanan terapung dalam satu konsep pengembangan membutuhkan koordinasi antardisiplin rekayasa.

Pekerjaan FEED ini mencerminkan pendekatan PT Tri Panji Puring dalam rekayasa lepas pantai dan bawah laut: mengembangkan sistem yang saling terhubung berdasarkan kebutuhan operasi lapangan.

Layanan Rekayasa Terkait

Pelajari layanan rekayasa kami atau hubungi tim PT Tri Panji Puring untuk mendiskusikan kebutuhan proyek Anda.

Front-End Engineering Design (FEED)
Rekayasa Multidisiplin
Diskusikan Proyek Anda
Kembali ke Berita dan Informasi