Studi Kasus Teknis
Studi Kasus Bukit Panjang: Integrasi FEED Greenfield dan Brownfield
Diterbitkan 30 September 2026 · PT Tri Panji Puring
Mengelola Kompleksitas dalam Pelaksanaan FEED Multidisiplin
Gambaran Umum
PT Tri Panji Puring ditugaskan oleh PC Ketapang II Ltd (PETRONAS Carigali) untuk menyediakan Front-End Engineering Design (FEED) bagi Proyek Pengembangan Bukit Panjang. Berada di Blok Ketapang yang telah berkembang, proyek ini menghadirkan tantangan rekayasa berupa pengembangan greenfield dan integrasi brownfield yang kompleks, dengan perhatian ketat pada keselamatan lepas pantai serta manajemen risiko operasional.
Tantangan Rekayasa
Pengembangan enam sumur produksi gas melalui anjungan lepas pantai tanpa awak (BPJT-A) harus menjaga kelayakan ekonomi melalui pembatasan berat, sekaligus mengintegrasikan aliran produksi secara aman dengan aset yang sudah beroperasi: BTJT-A, FPSO Ratu Nusantara, dan ORF Gresik.
Solusi Strategis Kami
Rekayasa Berat Topside dan Optimasi CAPEX
Melalui proses desain berulang yang ketat, tim rekayasa struktur kami menjaga berat angkat topside BPJT-A di bawah 500 metrik ton. Pencapaian ini memungkinkan klien menggunakan Jack-up Rig untuk pemasangan, sehingga mengurangi risiko logistik dan asuransi pemasangan serta meningkatkan efisiensi modal secara keseluruhan.
Integrasi Kendali Jarak Jauh
Untuk mendukung pengoperasian BPJT-A tanpa awak, kami merancang integrasi sistem kendali dengan FPSO Ratu Nusantara. Perluasan Main Control Room pada FPSO melalui penambahan Operator Interface Stations (OIS) dan Engineering Workstations (EWS) mendukung pengelolaan aset secara real-time dari jarak jauh, dengan perhatian pada keamanan siber dan keselamatan fungsional.
Integrasi Antarmuka Brownfield
Kami merancang sambungan tie-in pipa multiphase sepanjang 28 km (FWS 18 inci) pada anjungan BTJT-A, termasuk riser guard, perluasan dek, dan pig receiver, serta menyelesaikan lingkup darat di ORF Gresik berupa Gas Scrubber dan Custody Metering. Sinkronisasi multidisiplin membantu mengurangi gangguan proses serta memenuhi standar serah terima dan pengukuran fiskal.
Kesimpulan
FEED Bukit Panjang menunjukkan kemampuan PT Tri Panji Puring dalam menghadirkan desain rekayasa yang maju, efisien, dan mempertimbangkan risiko untuk memenuhi kebutuhan perusahaan energi global serta kerangka regulasi Indonesia.


