Engineering expertise. Project confidence.

Newsroom & Insight

Studi Kasus Teknis

Studi Kasus Bukit Panjang: Integrasi FEED Greenfield dan Brownfield

Conceptual illustration of offshore gas platforms and a coastal receiving facility; not the actual Bukit Panjang project
Ilustrasi konseptual AI; bukan foto atau desain aktual proyek.

Mengelola Kompleksitas dalam Pelaksanaan FEED Multidisiplin

Gambaran Umum

PT Tri Panji Puring ditugaskan oleh PC Ketapang II Ltd (PETRONAS Carigali) untuk menyediakan Front-End Engineering Design (FEED) bagi Proyek Pengembangan Bukit Panjang. Berada di Blok Ketapang yang telah berkembang, proyek ini menghadirkan tantangan rekayasa berupa pengembangan greenfield dan integrasi brownfield yang kompleks, dengan perhatian ketat pada keselamatan lepas pantai serta manajemen risiko operasional.

Tantangan Rekayasa

Pengembangan enam sumur produksi gas melalui anjungan lepas pantai tanpa awak (BPJT-A) harus menjaga kelayakan ekonomi melalui pembatasan berat, sekaligus mengintegrasikan aliran produksi secara aman dengan aset yang sudah beroperasi: BTJT-A, FPSO Ratu Nusantara, dan ORF Gresik.

Solusi Strategis Kami

Rekayasa Berat Topside dan Optimasi CAPEX

Melalui proses desain berulang yang ketat, tim rekayasa struktur kami menjaga berat angkat topside BPJT-A di bawah 500 metrik ton. Pencapaian ini memungkinkan klien menggunakan Jack-up Rig untuk pemasangan, sehingga mengurangi risiko logistik dan asuransi pemasangan serta meningkatkan efisiensi modal secara keseluruhan.

Integrasi Kendali Jarak Jauh

Untuk mendukung pengoperasian BPJT-A tanpa awak, kami merancang integrasi sistem kendali dengan FPSO Ratu Nusantara. Perluasan Main Control Room pada FPSO melalui penambahan Operator Interface Stations (OIS) dan Engineering Workstations (EWS) mendukung pengelolaan aset secara real-time dari jarak jauh, dengan perhatian pada keamanan siber dan keselamatan fungsional.

Integrasi Antarmuka Brownfield

Kami merancang sambungan tie-in pipa multiphase sepanjang 28 km (FWS 18 inci) pada anjungan BTJT-A, termasuk riser guard, perluasan dek, dan pig receiver, serta menyelesaikan lingkup darat di ORF Gresik berupa Gas Scrubber dan Custody Metering. Sinkronisasi multidisiplin membantu mengurangi gangguan proses serta memenuhi standar serah terima dan pengukuran fiskal.

Kesimpulan

FEED Bukit Panjang menunjukkan kemampuan PT Tri Panji Puring dalam menghadirkan desain rekayasa yang maju, efisien, dan mempertimbangkan risiko untuk memenuhi kebutuhan perusahaan energi global serta kerangka regulasi Indonesia.

Bacaan lain tentang proyek ini

Ringkasan Portofolio
Siaran Pers
Ringkasan lengkap proyek
Jelajahi portofolio proyek
Kembali ke Berita dan Informasi