Newsroom & Insight

Berita Proyek

PT Tri Panji Puring Menyelesaikan FEED Proyek Pengembangan Bukit Panjang

Conceptual illustration of offshore gas platforms and a coastal receiving facility; not the actual Bukit Panjang project
Ilustrasi konseptual dibuat dengan AI untuk artikel ini; bukan foto atau representasi desain aktual proyek.

PT Tri Panji Puring telah menyelesaikan Front-End Engineering Design (FEED) untuk Proyek Pengembangan Bukit Panjang di Blok Ketapang, lepas pantai Madura, Jawa Timur, pada kedalaman air sekitar 41 meter.

Proyek yang dikembangkan PC Ketapang II Ltd (PCK2L) – PETRONAS Carigali ini mencakup enam sumur produksi gas. Lingkup rekayasanya menghubungkan fasilitas kepala sumur lepas pantai dengan infrastruktur lepas pantai eksisting dan titik serah terima gas di darat.

Ringkasan Proyek

Klien

PC Ketapang II Ltd (PCK2L) – PETRONAS Carigali

Lokasi

Blok Ketapang, lepas pantai Madura, Jawa Timur

Kedalaman air

Sekitar 41 meter

Sumur produksi

6 sumur gas

Lingkup

FEED multidisiplin, lepas pantai dan darat

Karakter proyek

Integrasi fasilitas baru dengan infrastruktur eksisting

Satu sistem, tiga lingkup rekayasa

Konsep Bukit Panjang menyatukan anjungan produksi lepas pantai baru, modifikasi fasilitas induk yang telah beroperasi, dan modifikasi fasilitas penerima gas di darat. Keputusan rekayasa pada ketiga lingkup tersebut perlu mempertimbangkan dampaknya terhadap sistem produksi yang saling terhubung.

Fasilitas lepas pantai baru

BPJT-A Wellhead Platform merupakan anjungan tanpa awak dengan enam slot sumur. Topside dirancang dengan berat pengangkatan maksimum 500 metrik ton untuk mendukung rencana fabrikasi dan instalasi menggunakan jack-up rig.

Desain jacket mengakomodasi konsep Drilling-on-Jacket dengan dek pengeboran permanen. Flowline multiphase Full Well Stream (FWS) berdiameter 18 inci sepanjang 28 kilometer menghubungkan BPJT-A dengan anjungan induk BTJT-A yang telah tersedia.

Integrasi dengan aset lepas pantai eksisting

Lingkup modifikasi BTJT-A mencakup riser FWS 18 inci dan riser guard baru, perluasan dek, pig receiver, perpipaan tie-in, control valve, serta modifikasi sistem kelistrikan dan instrumentasi untuk menerima aliran produksi baru.

Pada FPSO Ratu Nusantara, lingkup Main Control Room mencakup pengembangan Operator Interface Station (OIS) dan penambahan Engineering Workstations (EWS). Modifikasi tersebut memungkinkan pemantauan dan pengendalian jarak jauh anjungan tanpa awak BPJT-A dari FPSO.

Modifikasi fasilitas darat di Gresik

Di Onshore Receiving Facility (ORF) Gresik, lingkup FEED meliputi gas scrubber dan sistem custody metering baru. Rekayasa sipil, perpipaan, instrumentasi kontrol, telekomunikasi, kelistrikan, dan mekanikal dikoordinasikan untuk mendukung serah terima gas pada ujung rantai produksi di darat.

Rekayasa yang menghubungkan laut dan darat

Bukit Panjang membentang dari kepala sumur lepas pantai hingga custody meter di darat. Pelaksanaan FEED pada fasilitas baru dan eksisting membutuhkan pendekatan terkoordinasi terhadap antarmuka sistem lepas pantai dan darat.

Proyek ini menunjukkan cakupan rekayasa multidisiplin PT Tri Panji Puring dalam sistem produksi gas yang saling terhubung.

Layanan Rekayasa Terkait

Pelajari layanan rekayasa kami atau hubungi tim PT Tri Panji Puring untuk mendiskusikan kebutuhan proyek Anda.

Front-End Engineering Design (FEED)
Rekayasa Multidisiplin
Diskusikan Proyek Anda
Kembali ke Berita dan Informasi